Workshop Pemanfaatan Aplikasi GTK MAGIS di MTsN 2 Banyumas

Banyumas (Humas) : Seluruh Guru dan Karyawan MTsN 2 Banyumas mengikuti kegiatan Workshop Pemanfaatan Aplikasi GTK MAGIS (Madrasah Digital Supervision) dalam Kegiatan Supervisi. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Madrasah pada pukul 09.30-14.30 Wib. Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan Workshop ini adalah Pengawas Madrasah Siti Muflikhah, S.Ag., M.Pd. Kamis,(15/05/2025).Kegiatan Workshop ini dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, Atik Restusari, S.Pd., MPd. Pada sambutannya, Atik menyampaikan harapannya agar seluruh peserta workshop bisa mengikuti dengan tertib disiplin dan bisa mengambil ilmu dan manfaat dari kegiatan workshop ini.”Dari kegiatan Workshop ini, diharapkan seluruh GTK MTsN 2 Banyumas bisa belajar menggunakan aplikasi MAGIS untuk meningkatkan kualitas kerja dan menambah efektivitas kinerja manajemen pendidikan,” tutur Atik.Lebih lanjut pada sesi penjelasan dan pemaparan oleh narasumber, Siti Muflikhah juga menjelaskan bahwa, “MAGIS hadir bukan hanya sebagai aplikasi pengawasan, tetapi sebagai ekosistem baru dalam supervisi pendidikan madrasah. Dengan menggandeng kepala madrasah, guru, pengawas, hingga pengembang teknologi, kegiatan ini menjadi laboratorium kolaboratif untuk memastikan bahwa MAGIS benar-benar mampu menjawab tantangan zaman, jelas Siti Muflikhah.Aplikasi MAGIS hadir sebagai solusi untuk menampung dan mengolah data madrasah dengan lebih efektif. Salah satu fitur unggulannya adalah kemampuan untuk menyimpan foto gedung madrasah terbaru serta titik koordinat lokasi, yang memudahkan pemangku kebijakan dalam proses mutasi guru dan tenaga kependidikan. Dengan demikian, MAGIS tidak hanya mempermudah administrasi, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berbasis data.Kehadiran MAGIS diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan madrasah, menjadikannya lebih unggul dan berdaya saing tinggi. Melalui transformasi digital ini, Kemenag berkomitmen menciptakan sistem pengawasan madrasah yang adaptif, inovatif, dan berbasis data. Hal ini sejalan dengan visi Kemenag untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah di seluruh Indonesia.Peserta kegiatan Workshop ini sangat antusias, selain mendapatkan pengetahuan, wawasan serta langsung pengaplikasian dari GTK MAGIS oleh narasumber, peserta juga dihibur dengan lantunan nyanyian dari beberapa guru dan narasumber. Hal ini tentunya untuk menghindari kejenuhan dan agar peserta workshop jadi semangat serta rasa kekeluargaan lebih terjalin.(Ning/twm)

Bagikan:

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar