Tingkatkan Sinergi, GTK MTsN 2 Banyumas Gelar Studi Edukasi ke Bandung

Banyumas (Humas) – Guna mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan wawasan dan penyegaran (refreshing), rombongan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 2 Banyumas melaksanakan kegiatan Studi Edukasi Goes to Bandung. Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh jajaran GTK sekolah.​Mengusung semangat kebersamaan, perjalanan ini mengunjungi sejumlah destinasi ikonik di “Kota Kembang” yang memadukan unsur religi, alam, budaya, dan sejarah.​Perjalanan dimulai dengan kunjungan religi ke Masjid Raya Al Jabbar. Kemegahan arsitektur masjid terapung ini menjadi daya tarik utama bagi para peserta untuk beribadah sekaligus mengagumi karya arsitektur monumental di Jawa Barat tersebut.​Tak hanya wisata religi, rombongan juga diajak menikmati keindahan alam di Kawah Putih, Ciwidey. Udara yang sejuk dan pemandangan kawah vulkanik yang unik memberikan suasana relaksasi bagi para guru setelah rutinitas mengajar yang padat.​Kegiatan berlanjut ke Saung Angklung Udjo. GTK MTsN 2 Banyumas tidak hanya menonton pertunjukan, tetapi juga terlibat langsung belajar memainkan angklung. Kunjungan ini bertujuan untuk mengapresiasi pelestarian budaya lokal sebagai bekal edukasi bagi siswa di sekolah.​Kegiatan dilanjutkan dengan rombongan menikmati suasana tempo dulu di Jalan Braga. Kawasan bersejarah ini memberikan pengalaman estetik dengan bangunan-bangunan kolonial yang masih terawat. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengunjungi Pusat Oleh-oleh khas Bandung untuk membawa buah tangan bagi keluarga di rumah.​Kepala MTs Negeri 2 Banyumas Atik Restusari, S.Pd.M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. “Kami berharap melalui studi edukasi ini, kekompakan seluruh GTK semakin kuat. Dengan pikiran yang lebih segar dan wawasan baru dari sisi budaya maupun religi, kita siap mewujudkan pendidikan yang lebih bermutu dan inspiratif bagi siswa,” ujar Atik.(Ning/twm)

Bagikan:

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar