Perpisahan Guru dan Staf TU Bersama Seluruh Murid MTsN 2 Banyumas

BANYUMAS (Humas) – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman depan MTsN 2 Banyumas pada hari ini Selasa, 30 September 2025. Seluruh murid dan dewan guru berkumpul dalam sebuah acara khusus untuk melepas tiga sosok yang selama ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga besar madrasah: guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Wahyu Satoto Indar, serta dua staf Tata Usaha (TU) yang berdedikasi, Sabaryati dan Jamalludin. Kegiatan dilaksanakan di halaman depan MTsN 2 Banyumas, Selasa, (30/09/2025).

Kegiatan perpisahan ini sengaja dilaksanakan di jam pertama pelajaran, sesaat setelah seluruh warga madrasah menunaikan rutinitas pembiasaan pagi yang meliputi berdoa, melantunkan Asmaul Husna, dan melaksanakan Tadarus Al-Qur’an. Penempatan waktu di awal hari ini menjadikan momen perpisahan terasa lebih syahdu dan mendalam, di saat pikiran para siswa masih jernih dan suasana pagi masih tenang. Acara yang dipusatkan di halaman depan madrasah ini dihadiri oleh seluruh murid kelas VII, VIII dan IX yang tampak tertib mengikuti jalannya prosesi.
Kegiatan diawali dengan kata perpisahan dari seluruh murid yang diwakili oleh Nauval Faizi Ramadhan (9A) yang menyampaikan kata perpisahan terakhir kepada guru dan staf TU yang akan purna tugas.
Wahyu Satoto Indar, dikenal sebagai guru IPS yang tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sosial dan kebangsaan kepada para murid. “Pak Toto telah mengajarkan kita bahwa IPS bukan hanya tentang teori, tetapi tentang bagaimana kita hidup bermasyarakat dan menjadi warga negara yang baik. Kami berterima kasih atas setiap ilmu dan inspirasi yang telah ditanamkan,” tutur Noval.
Pada kesempatan lain, Atik Restusari selaku Kepala Madrasah juga menyampaikan apresiasinya dan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang luar biasa selama masa bakti. Kepada guru dan staf yang akan purna tugas, Bu Sabaryati dan Pak Jamalludin, juga mendapat sorotan khusus. Staf TU merupakan garda terdepan dalam pelayanan administrasi dan kerap menjadi tempat pertama siswa atau guru mengurus berbagai keperluan.
Mewakili rekan-rekannya, Wahyu Satoto Indar menyampaikan pesan dan kesannya. Ia mengucapkan terima kasih atas segala kebersamaan, dukungan, dan kenangan indah yang telah tercipta di MTsN 2 Banyumas.
“Madrasah ini sudah seperti rumah kedua, dan kalian semua, anak-anakku, adalah keluarga yang saya cintai. Tugas boleh berganti, tempat boleh berbeda, tetapi ikatan hati kita tidak akan pernah putus,” ucap Wahyu Satoto Indar, disambut riuh tepuk tangan haru. Ia juga berpesan agar para siswa terus giat belajar, menghormati guru, dan menjaga nama baik madrasah.
Puncak acara adalah prosesi bersalaman. Secara bergiliran, seluruh siswa dan guru menyalami ketiga sosok yang dilepas tersebut. Barisan panjang siswa yang tertib namun penuh keharuan menjadi pemandangan yang tak terlupakan.
Acara ini ditutup dengan pembacaan doa bersama, memohon keberkahan dan kesuksesan bagi Wahyu Satoto Indar, Sabaryati, dan Jamal di tempat tugas atau fase kehidupan mereka yang baru. Momen perpisahan ini bukan hanya menjadi penanda berakhirnya masa tugas, tetapi juga simbolisasi betapa kuatnya ikatan kekeluargaan dan rasa terima kasih yang tumbuh subur di lingkungan MTsN 2 Banyumas. Selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru. (Ning/twm)

Bagikan:

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar