G7KAIH “Jum’at Taat” Ajarkan Murid MTs N 2 Banyumas Ikhtiar Lewat Sholat Dhuha dan Doa Bersama

Banyumas (Humas) — MTs Negeri 2 Banyumas kembali melaksanakan program pembiasaan religius bertajuk G7KAIH. Minggu ini MTs N 2 Banyumas mengusing tema Jum’at Taat. Sebuah kegiatan rutin yang digelar setiap hari Jumat. Program ini berfokus pada Sholat Dhuha bersama yang dilaksanakan di Masjid Ulul Al-Baab serta Doa bersama sebelum ASAS (Asesmen Sumatif Akhir Semester) yang rencananya akan digelar pada Senin besok.

Kegiatan sholat dhuha dilaksanakan di masjid Ulul Al-Baab dan halaman madrasah. Melalui program ini, sekolah berupaya membiasakan siswa melaksanakan ibadah sunnah sebagai bagian dari pembentukan karakter religius yang berkelanjutan. Siswa diajak untuk tidak hanya memahami nilai spiritual, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, sesi doa bersama digelar untuk menumbuhkan kesadaran spiritual peserta didik. Madrasah berharap siswa selalu mengandalkan Allah SWT dalam setiap aktivitas, termasuk saat menghadapi ujian akademik. Dalam poster juga dijelaskan bahwa melalui pembiasaan doa dan ibadah, siswa diharapkan memiliki ketenangan, fokus, serta kepercayaan diri dalam menghadapi ASAS.

Kegiatan Jum’at Taat ini diimami oleh Ustadz Romlan yang merupakan guru mapel PAI dilanjutkan dengan doa bersamadan siraman rokhani. Kegiatan ini juga dilengkapi ketentuan bagi peserta didik, antara lain membawa satu tikar setiap kelas, mengenakan seragam pramuka lengkap, serta membawa perlengkapan ibadah.

Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan religius tersebut. Beliau menyampaikan, “Program Jum’at Taat ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi menjadi fondasi pembiasaan karakter yang ingin kami tanamkan di MTsN 2 Banyumas. Kami berharap seluruh siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, disiplin, serta memiliki kecerdasan spiritual yang kuat” tutur Atik.

Melalui G7KAIH Jum’at Taat, MTsN 2 Banyumas terus meneguhkan komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan yang religius, seimbang, dan memotivasi siswa untuk meraih prestasi akademik maupun akhlak yang lebih baik.(Ning/twm)

Bagikan:

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar