Sub UPZ MTsN 2 Banyumas Mentasarufkan Bantuan Dana Pendidikan Kepada Pesdik Kurang Mampu

Banyumas (Humas) : Sebanyak 18 peserta didik kurang mampu MTsN 2 Banyumas menerima pentasarufan bantuan dana pendidikan tahap 1 dari sub UPZ MTsN 2 Banyumas. Bantuan pesdik kurang mampu yang diberikan dibagi menjadi dua kelompok yaitu yaitu berupa dana pendidikan dan bantuan seragam (baju setelan dan sepatu). Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat MTsN 2 Banyumas pada hari Jumat, 19 Juni 2025. Peserta didik yang memperoleh dana bantuan dari UPZ merupakan peserta didik yang kurang mampu tetapi tidak memperoleh bantuan dana pendidikan PIP (Program Indonesia Pintar) dari pemerintah, Jumat (19/06).Acara pentasarufan bantuan dana dibuka oleh Ketua Sub UPZ, Solikhan (guru matematika). Pada penjelasannya, Solikhan menyampaikan bahwa,” Bantuan dana pendidikan ini merupakan dana dari zakat 2,5% dari gaji guru karyawan ASN MTsN 2 Banyumas yang disetorkan ke BAZNAS kemudian dikembalikan lagi ke sub UPZ MTsN 2 Banyumas untuk di tasarufkan kepada peserta didik yang membutuhkan. Semoga dengan bantuan dana ini bisa membantu biaya pendidikan dan perlengkapan sekolah seperti buku, tas dan alat tulis lainnya,” tutur Solikhan.Kegiatan pentasarufan bantuan pendidikan untuk peserta didik kurang mampu dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, Jumat 19 Juni 2025 sebanyak 18 peserta didik mendapatkan bantuan dana pendidikan kurang mampu. Sedangkan untuk tahap ke-dua berupa bantuan barang berupa (Seragam OSIS, seragam identitas madrasah, seragam Pramuka dan sepatu) akan diberikan pada sesi selanjutnya. Atik Restusari selaku Kepala MTsN 2 Banyumas, pada kesempatan lain menyampaikan pesan kepada seluruh peserta didik yang memperoleh bantuan baik dana pendidikan atau bantuan seragam sekolah. Atik menyampaikan bahwa, “Semoga bantuan yang diterima bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jadikan sebagai motivasi untuk bisa berprestasi baik dibidang akademis maupun non-akademis. Jangan menjadikan kekurangan atau keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk tidak berprestasi apalagi tidak sekolah. Terus belajar lebih giat dan selalu mengutamakan ibadah dan menjaga sopan santun dimanapun berada,” tutur Atik.(Ning/twm)

Bagikan:

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar