Puskesmas 1 Tambak Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala GTK MTsN 2 Banyumas

Banyumas (Humas) – Puskesmas 1 Kecamatan Tambak menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan masyarakat, kali ini dengan menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala Gratis khusus untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 2 Banyumas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 10 Oktober 2025 bertempat diRuang Laboratorium MTs N 2 Banyumas (10/10/2025).Kepala Puskesmas 1 Kecamatan Tambak, melalui tim pelaksana Afrifiani (Perawat)Sutarmi (Kesling), menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) di kalangan tenaga pendidik.Fokus utama pemeriksaan pada kesempatan kali ini adalah pengecekan tekanan darah (tensi) dan kadar gula darah sewaktu (GDS). Kedua indikator ini sangat penting untuk mendeteksi risiko dan gejala awal dari penyakit seperti Hipertensi (darah tinggi) dan Diabetes Mellitus (kencing manis), yang sering menjadi masalah kesehatan di usia produktif maupun lansia.”Kesehatan para guru dan tenaga kependidikan adalah aset vital. Dengan kondisi tubuh yang prima, guru dapat melaksanakan tugas mengajar dan mendidik dengan optimal. Pengecekan tensi dan gula darah secara rutin membantu GTK mengidentifikasi masalah kesehatan lebih awal, sehingga penanganan dan perubahan gaya hidup bisa segera dilakukan,” tutur Afrifiani (Perawat Puskesmas).GTK MTs N 2 Banyumas antusias mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan. Setelah menjalani pengukuran tekanan darah dan pengambilan sampel darah untuk cek gula darah, para peserta juga mendapatkan sesi konsultasi singkat dengan petugas kesehatan mengenai hasil yang diperoleh dan saran pola hidup sehat.Atik Restusari selaku Kepala MTs N 2 Banyumas, menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Puskesmas 1 Tambak atas inisiatif dan layanan gratis ini. Pemeriksaan di tempat seperti ini sangat memudahkan kami yang padat aktivitas. Hasil pemeriksaan menjadi pengingat penting bagi para guru dan staf untuk lebih menjaga kesehatan,” tutur Atik.Bagi GTK yang hasil pemeriksaannya terindikasi di atas batas normal, pihak Puskesmas telah memberikan rekomendasi dan edukasi tentang langkah-langkah tindak lanjut, termasuk saran untuk berkonsultasi lebih lanjut ke fasilitas kesehatan untuk penanganan yang lebih komprehensif. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkala sebagai bentuk sinergi antara instansi pendidikan dan kesehatan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. (Ning/twm)

Bagikan:

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar