MTsN 2 Banyumas Akselerasi Transformasi Digital Melalui Pendampingan SKP di Aplikasi E-Kinerja

BANYUMAS (Humas) – Memasuki era digitalisasi birokrasi, MTsN 2 Banyumas terus mendorong tenaga pendidiknya untuk tertib administrasi dan meningkatkan performa kerja. Pada Jumat (20/02/2026), bertempat di ruang Multimedia gedung baru, madrasah menggelar workshop intensif mengenai penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) melalui aplikasi E-Kinerja. Kegiatan ini menjadi langkah strategis madrasah dalam memastikan setiap guru memiliki indikator kinerja yang terukur, transparan, dan akuntabel sesuai dengan regulasi terbaru.Wakaa Kurikulum MTsN 2 Banyumas, Sri Indriyati, S.Pd., M.Pd., selaku pembimbing utama, menjelaskan bahwa penguasaan aplikasi E-Kinerja bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan potret nyata dedikasi guru dalam mendidik. “Penyusunan SKP tahun ini harus benar-benar mencerminkan target yang berdampak langsung pada kualitas belajar siswa. Melalui aplikasi E-Kinerja, semua bukti dukung kegiatan mengajar harus terintegrasi dengan baik. Saya minta bapak dan ibu guru tidak menunda input data agar progres pendidikan kita terpantau secara real-time,” tegas Sri Indriyati.Fokus utama dalam pembahasan kali ini meliputi penyelarasan rencana kinerja individu agar sejalan dengan visi besar madrasah, serta teknis pengunggahan bukti dukung dokumen digital secara efektif ke dalam sistem. Selain itu, para guru juga dibimbing dalam melakukan evaluasi periodik guna memastikan setiap capaian kinerja dapat dihitung secara sistematis oleh aplikasi E-Kinerja, sehingga seluruh aktivitas akademik terdokumentasi dengan valid.Penerapan aplikasi ini sempat memunculkan diskusi hangat di antara para guru terkait teknis pengunggahan bukti fisik dan sinkronisasi butir kegiatan. Namun, dengan pendampingan langsung, para guru mulai terbiasa dengan alur digital tersebut. Sumarno, S.Pd., guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila, mengakui bahwa sistem digital ini justru membantu guru untuk lebih disiplin dalam mendokumentasikan tugasnya. “Awalnya memang perlu adaptasi dari pola manual ke digital. Namun, setelah bimbingan ini, saya jadi paham bagaimana memetakan tugas utama dan tugas tambahan dalam aplikasi E-Kinerja. Sebagai guru Pendidikan Pancasila, transparansi dalam SKP ini adalah bentuk nyata implementasi nilai integritas di lingkungan kerja,” ungkap Sumarno.(Ning/twm)

Bagikan:

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar