Monitoring Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tertulis MTs N 2 Banyumas TA. 2024-2025

Banyumas (Humas) : Hari kedua pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Selasa, 22 April 2025 MTs Negeri 2 Banyumas kedatangan Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Kehadiran Pengawas Madrasah, Siti Muflikhah, S.Ag., M.Pd. dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (MONEV) pelaksanaan Ujian Madrasah kelas IX Tahun Ajaran 2024-2025 yang sedang dilaksanakan di MTsN 2 Banyumas, Selasa, (22/04/2025).Kedatangan Pengawas Madrasah  disambut langsung Kepala TU. Taufik dan Waka Kurikulum yang juga merupakan ketua kegiatan UM, Sri Indriyati beserta panitia lainnya. Pada kesempatan tersebut Sri Indriyati, selaku Waka Kurikulum menyampaikan bahwa UM tahun ajaran 2024-2025 di MTsN 2 Banyumas  berlangsung dari tanggal 21-26 April 2025 dan diikuti oleh 197 siswa.”Ujian Madrasah di MTs Negeri 2 Banyumas dilaksanakan secara tertulis dan terbagi atas 10 ruang ujian. Sebanyak 197 siswa kelas IX mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan lancar tanpa ada gangguan apapun. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 21-26 April 2025 mengujikan 12 mata pelajaran dengan terlebih dahulu sudah dilaksanakan kegiatan ujian praktik sebanyak 6 mapel”, ungkap Sri Indriyati.Dalam monitoring tersebut, Pengawas Madrasah yang akrab disapa Bu I’ah, memeriksa dan mengesahkan Administrasi Program Kerja UM yang telah disiapkan oleh Panitia. Kegiatan dilanjutkan dengan mengisi Instrumen Monitoring dan Evaluasi yang telah disiapkan dan melakukan sharing dan diskusi. ” Pesan saya kepada seluruh tenaga pendidik di MTsN 2 Banyumas untuk selalu menjaga kualitas kerja dan mendidik siswa dengan baik dan tulus dari hati. Karena, setiap hal yang ikhlas dan tulus dari hati seorang guru akan sampai ke hati seorang siswa. Menjadi seorang pendidik tidak melulu kita berbicara tentang pembelajaran dan mata pelajaran, tetapi ada hal lain yaitu adab,sopan santun dan perasaan cinta atau sayang yang itu harus diperoleh siswa agar mereka tidak buta akan santun dan mencari perhatian serta cinta di tempat yang salah”, jelas Siti Muflikhah.(Ning/twm)

Bagikan:

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar