BANYUMAS — Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas, MTsN 2 Banyumas kembali menggulirkan agenda tahunan yang krusial. Tim Koordinator Supervisi MTsN 2 Banyumas melaksanakan rangkaian kegiatan supervisi pembelajaran Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang menyasar seluruh pendidik di lingkungan MTsN 2 Banyumas.
Kegiatan yang dijadwalkan secara berkala dan terjadwal ini dilaksanakan dari 26 Oktober-14 November 2026. Kegiatan ini dirancang komprehensif melalui tiga tahapan utama, yakni pra-supervisi, supervisi pembelajaran (observasi kelas), dan pasca-supervisi (evaluasi serta refleksi). Pendekatan berlapis ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap guru tidak hanya dinilai aspek administratifnya saja, tetapi juga mendapat pendampingan pedagogis yang konstruktif.
Pelaksanaan program ini berada di bawah komando langsung Kepala MTsN 2 Banyumas, Jumadi, S.Ag., M.Pd. Sementara itu, Tim Koordinator Supervisi diketuai oleh Nikmatulloh, S.Pd., yang didukung oleh jajaran asesor berpengalaman terdiri atas Sri Indriyati, S.Pd., M.Pd., Tri Hidayat, S.Pd., Sumarno, S.Pd., dan H. Sjamsul Huda, S.Si dan Solikhan, S.Pd. Para anggota tim ini dipilih secara selektif berdasarkan kompetensi dan kapasitas mumpuni untuk melakukan penilaian objektif terhadap rekan sejawat.
Alur Tiga Tahapan Supervisi Pembelajaran
Pelaksanaan supervisi di MTsN 2 Banyumas menerapkan standar penjaminan mutu internal yang ketat namun humanis, meliputi:
Tahap Pra-Supervisi (Perencanaan & Validasi Perangkat): Pada tahap awal ini, tim koordinator memeriksa kesiapan administrasi pembelajaran guru. Aspek yang ditelaah mencakup Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar, media pembelajaran, hingga instrumen asesmen yang akan digunakan di kelas. Guru dan asesor juga berdiskusi untuk menyamakan persepsi terkait fokus observasi yang akan dilakukan.
Tahap Supervisi Pembelajaran (Observasi Kelas): Tim asesor terjun langsung ke dalam kelas untuk mengamati jalannya interaksi edukatif antara guru dan siswa. Penilaian difokuskan pada penguasaan materi, metode interaktif, penerapan model pembelajaran inovatif, pemanfaatan media digital, serta pengelolaan kelas yang kondusif dan berpusat pada siswa (student-centered learning).
Tahap Pasca-Supervisi (Evaluasi & Tindak Lanjut) : Tahap penutup ini menjadi ruang refleksi bersama. Asesor menyampaikan apresiasi atas praktik baik yang sudah diterapkan guru, sekaligus memberikan catatan perbaikan atau saran konstruktif secara empatik. Evaluasi ini bertujuan agar guru dapat terus mengoptimalkan gaya mengajar mereka pada pertemuan-pertemuan berikutnya.
Komitmen Peningkatan Mutu Berkelanjutan
Kepala MTsN 2 Banyumas, Jumadi, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa supervisi pembelajaran bukan sekadar agenda seremonial atau ajang mencari kesalahan, melainkan bentuk pembinaan profesional demi menjaga marwah institusi pendidikan.
“Supervisi ini adalah instrumen penting pembinaan dan penjaminan mutu madrasah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh guru di MTsN 2 Banyumas senantiasa adaptif terhadap perkembangan metode pedagogi modern. Melalui evaluasi berkala ini, kita dorong bersama peningkatan kinerja dan profesionalisme demi menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi para siswa,” ujar Jumadi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Koordinator Supervisi, Nikmatulloh, S.Pd., menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif, kolegial, dan berorientasi pada solusi atas kendala riil yang dihadapi guru di lapangan. “Tim kami bekerja secara objektif dan kolegial. Mulai dari tahapan pra-supervisi hingga evaluasi pasca-supervisi, kami menempatkan diri sebagai mitra diskusi bagi rekan-rekan guru. Harapannya, hasil dari penilaian ini dapat memetakan kebutuhan pengembangan kompetensi guru, sehingga kualitas pembelajaran di setiap kelas semakin bermutu dan berdampak positif pada prestasi peserta didik,” pungkas Nikmatulloh.
Melalui sinergi yang kuat antara pimpinan madrasah, tim koo












Tinggalkan komentar